Tampilkan postingan dengan label Selai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Selai. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2015

SELAI STRAWBERRY





Jam atau selai adalah makanan yang mirip dengan jeli. Menurut Carmencita Tjahjadi (2008b), jeli adalah makanan semi-padat yang terdiri dari 45 bagian gula dan 55 bagian saribuah jernih, yang dikentalkan hingga 65% padatan terlarut, padanya dapat ditambahkan pewarna makanan.
            Prinsip pembuatan selai adalah fregnasi yaitu perembesan larutan gula secara perlahan ke dalam jaringan buah dan sayur. Adapun menurut Carmencita Tjahjadi (2008b), prinsip pengawetan selai yaitu produk-produk dengan kadar gula tinggi memiliki Aw rendah. Pengawetan dapat tercapai dengan pemanasan ringan apabila produk mengandung kadar padatan melebihi 65% dan bersifat masam, atau bila produk mengandung kadar padatan melebihi 70% tidak usah bersifat masam.
            Pembuatan jam dan jeli adalah suatu cara pengawetan buah-buahan yang populer, dan produknya banyak diminati karena selain dapat digunakan untuk makan roti juga dapat dipakai pada pembuatan kue, kue kering, pudding, es krim, agar dan sebagainya. Jam dan jeli bersifat awet karena kandungan gulanya yang tinggi, yaitu di atas 65% kadar padatan total dan sifatnya asam. Untuk produk yang tidak asam baru dapat awet bila kadar gulanya mencapai 70%.
            Jam/jeli adalah produk yang dibuat dari sari buah/bubur buah dan terdiri dari sedikitnya 45 bagian berat gula yang kemudian dikentalkan hingga sedikitnya mencapai 65% kadar padatan. Jam/jeli yang baik harus jernih, berwarna cerah, memiliki cita-rasa khas dari buahnya, teksturnya tidak terlalu keras sehingga sulit dioleskan tetapi juga tidak terlalu encer hingga mengalir. Pada jeli selain sifat tersebut, juga harus memiliki sifat jernih. Disamping itu bila disimpan di ruangan yang sejuk, gelap dan kering kedua produk harus tahan lama.